Ketua LSM KPK RI Kuansing Fathul Mu'in: Dugaan OTT KPK Harus Jadi Peringatan bagi Pejabat untuk Transparan Kelola Keuangan Daerah
Ketua LSM KPK RI Kuansing Fathul Mu'in
KUANTAN SINGINGI – Ketua LSM KPK RI Kabupaten Kuantan Singingi, Fathul Mu'in, angkat bicara terkait mencuatnya dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi. Menurutnya, terlepas dari proses hukum yang masih berlangsung, peristiwa tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat daerah agar semakin berhati-hati dalam menjalankan tugas dan mengelola keuangan negara.
Fathul Mu'in mengatakan, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan merupakan kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia berharap seluruh aparatur pemerintahan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.
"Setiap pejabat publik harus menyadari bahwa amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan anggaran daerah harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan sesuai aturan agar terhindar dari persoalan hukum," ujar Fathul Mu'in.
Ia juga menilai pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus terus diperkuat, baik melalui sistem pengawasan internal pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, budaya antikorupsi harus dibangun sejak dini di seluruh lini pemerintahan demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
Fathul Mu'in mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi hingga ada penetapan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
"Harapan kami, seluruh pejabat di Kabupaten Kuantan Singingi semakin berhati-hati, menjaga integritas, dan mengedepankan transparansi dalam setiap pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus terjaga," tutupnya.
(Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Recent Articles
•
SOROTAN MASYARAKAT TERKAIT DUGAAN PENGELOLAAN LIMBAH B3
•
POLRES KUANTAN SINGINGI RESMI TETAPKAN PEMILIK AKUN TIKTOK "POLDA STG" JADI TERSANGKA
•
Mau Rampok Daerah Atau Mau Bangun Daerah, Jangan Korbankan Regulasi, Rumpon Tetap Di Lingkar Dan Papa Lele Tetap Dapat Ikan
•
Usut Tuntas Dugaan Pungutan Ilegal Dan Bekingan Kapal Pelingkar
•
AHMAD NUR FAIZI & ZIA: Kolaborasi Dua Daerah, Satu Hati – Menebar Edukasi & Sholawat yang Menghibur & Membawa Berkah
•
FAIZ: Karya yang Membawa Keberkahan di Dunia Maya
•
RESMI DILAPORKAN! AKUN TIKTOK @poldasitanggang4 / polda stg TERKAIT PENCEMARAN NAMA BAIK DAN PENGHINAAN
•
CEGAH JUDI ONLINE MERASUKI PERSONEL, POLSEK MINAS PERIKSA HANDPHONE SELURUH ANGGOTA
•
Tak Ada Akses Darat, 13 Prajurit Kopasgat Diterjunkan Lewat Udara ke Kerumutan
•
HUKUM ADAT DISAHKAN DAN DIAKUI OLEH UNDANG-UNDANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Popular Articles
•
Aktivitas Judi Cap-Jeky dan Peredaran Miras di Gejugjati Berjalan Terbuka, Warga Kesulitan Melapor dan Meminta Kepastian Tindakan
•
PERNYATAAN RESMI: PENEGASAN TERKAIT ISU DAN INFORMASI YANG BEREDAR
•
Ada apa dan kenapa: Tambang Emas Ilegal Batang Natal Menantang Hukum, Nama Rahmad "Toke" Mencuat Ke Publik
•
RSUD Arifin Achmad Buka Lowongan 94 Nakes, Seleksi Gunakan Sistem CAT BKN, Rekrutmen Dibuka Agustus Ini
•
Klarifikasi Berdasarkan Bukti Percakapan: Keterlibatan Aktif Soleh dan Mujianto dalam Usaha Perjudian Ilegal