50 RIBU BURUH KBPBI GELAR AKSI DAMAI DI JAKARTA, Sampaikan 11 Tuntutan Terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
JAKARTA — Puluhan ribu pekerja yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Gedung UOB, Jakarta Pusat, pada Kamis, 24 September 2026 . Aksi ini digelar untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan .
WAKTU DAN RUTE
Uraian Keterangan
Kumpul awal Pukul 10.00 WIB di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan[__LINK_ICON]
Pergerakan Massa bergerak menggunakan sepeda motor menuju Jalan MH Thamrin[__LINK_ICON]
Lokasi utama Depan Gedung UOB, Jalan MH Thamrin (sebelum Mal Grand Indonesia), Jakarta Pusat[__LINK_ICON]
Selesai/Bubar Sekitar pukul 13.40–13.50 WIB, massa membubarkan diri secara tertib[__LINK_ICON]
Kondisi lalu lintas Jalan Sudirman-Thamrin kembali dibuka untuk umum sekitar pukul 14.00 WIB[__LINK_ICON]
Penting: Titik kumpul dan lokasi aksi bukan di Bundaran HI. Informasi yang menyebutkan aksi di Bundaran HI dinyatakan tidak benar .
JUMLAH MASSA DAN ASAL
Jumlah peserta: Diperkirakan mencapai hampir 50.000 orang
Asal peserta: Berbagai wilayah, antara lain Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan wilayah DKI Jakarta serta Jawa Barat lainnya
Kedatangan: Sebagian besar peserta datang menggunakan sepeda motor, didukung mobil komando koalisi
11 TUNTUTAN BURUH
Aksi ini menyampaikan petisi kepada Presiden Prabowo Subianto terkait substansi RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dengan 11 poin tuntutan :
No Tuntutan
1 Penghapusan sistem kontrak yang tidak terbatas waktunya
2 Penghentian praktik outsourcing di luar bidang penunjang
3 Jaminan upah layak dan peningkatan upah sesuai kebutuhan hidup layak
4 Perlindungan pekerja perempuan dan kesetaraan upah
5 Pencegahan PHK sepihak dan jaminan pesangon
6 Jaminan kebebasan berserikat dan berorganisasi di tempat kerja
7 Perlindungan pekerja rentan, termasuk pekerja jasa berbasis aplikasi
8 Jaminan keselamatan dan kesehatan kerja yang memadai
9 Peningkatan keterampilan dan pelatihan pekerja menghadapi perubahan teknologi
10 Jaminan hak sosial dan jaminan sosial yang komprehensif
11 Pengawasan dan penegakan hukum ketenagakerjaan yang efektif
Perwakilan buruh juga menyerahkan salinan petisi kepada Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha.
PERNYATAAN PIHAK TERKAIT
Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI
"Kami taat aturan. Kita sanggup menembus hingga Bundaran HI, tapi kami memilih tidak. Kami perlihatkan bahwa dengan massa puluhan ribu, kami tetap taat aturan dan kembali ke wilayah masing-masing dengan baik dan damai."
"Pemerintah dan DPR jangan main-main dengan usulan dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia."
Polda Metro Jaya — Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto
"Kami mengapresiasi kepada saudara-saudara kita dari KBPBI dan KSPSI yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai."
"Kami mohon maaf apabila pengaturan lalu lintas sempat menghambat perjalanan warga."
Aksi unjuk rasa buruh pada 24 September 2026 berlangsung damai dan tertib. Massa menyelesaikan penyampaian aspirasi dan petisi terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, kemudian membubarkan diri secara bertahap. Jalan-jalan utama di kawasan Sudirman–Thamrin kembali berfungsi normal pada siang hari .
Redaksi
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles