Tak Sekadar Santunan, Jasa Raharja Perkuat Dukungan bagi Keluarga Korban Kecelakaan

Terkini 08 Oct 2026 21:27 • 3 min read • 31 views • By admin

Share berita ini

Tak Sekadar Santunan, Jasa Raharja Perkuat Dukungan bagi Keluarga Korban Kecelakaan
Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8/10/2026)

Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8

PEKANBARU – PT Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga mendorong dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama ketika korban merupakan anggota keluarga pada usia produktif.


Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan PT Jasa Raharja (Persero), Dwi Ary Purnomo, dalam audiensi bersama Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Kamis (8/10/2026).


Dwi mengatakan kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan dampak bagi korban, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Risiko tersebut semakin besar apabila korban merupakan anggota keluarga yang selama ini menjadi penopang kehidupan.


“Kami melihat bahwa bantuan kepada keluarga korban tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga bisa melalui pelatihan yang membantu meringankan beban keluarga. Banyak korban berada pada usia produktif sehingga keluarga yang ditinggalkan memiliki risiko mengalami penurunan kesejahteraan,” ungkapnya.


Menurut Dwi, kondisi tersebut membuat penanganan kecelakaan perlu dipandang secara lebih luas. Selain memastikan hak korban dan keluarga terpenuhi, upaya pencegahan tetap menjadi bagian penting agar jumlah korban dapat ditekan.


Ia mengatakan penurunan angka kecelakaan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, Jasa Raharja hingga masyarakat. Karena itu, Jasa Raharja siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mencari solusi secara bersama.


“Menurunkan kecelakaan tentu tidak mudah karena stakeholder yang terlibat cukup banyak dan persoalannya juga beragam. Kami siap duduk bersama dengan Kepolisian, Pemerintah Provinsi, dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi secara bersama-sama,” ucapnya.


Dwi menegaskan Jasa Raharja akan memberikan dukungan terhadap program yang diarahkan untuk mengurangi kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta perlindungan bagi korban dan keluarga.


“Pesan yang kami terima adalah bagaimana kita lebih banyak mencegah daripada memberikan santunan setelah kecelakaan terjadi. Dengan kewenangan yang kami miliki, Jasa Raharja akan mendukung Kepolisian dan Pemerintah Provinsi Riau untuk bersama-sama membangun ketertiban lalu lintas yang lebih baik,” tutupnya.


Sementara itu, Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan pencegahan harus menjadi perhatian utama dalam penanganan keselamatan lalu lintas. Menurutnya, setiap kecelakaan yang dapat dicegah berarti mengurangi potensi kehilangan nyawa sekaligus mencegah dampak sosial yang harus ditanggung keluarga korban.


“Kita harus lebih mengutamakan pencegahan karena mencegah kecelakaan tentu lebih membantu masyarakat daripada menangani akibatnya. Titik rawan harus kita lihat bersama dan kita tentukan penanganan yang tepat supaya risiko kecelakaan bisa dikurangi,” ujarnya.


SF juga menilai peningkatan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan dan kedisiplinan berkendara perlu terus dibangun bersama agar upaya pencegahan dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.


“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat dalam menjaga keselamatan lalu lintas karena masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting. Kesadaran untuk tertib dan disiplin berkendara harus terus kita bangun agar angka kecelakaan dapat ditekan,” tuturnya."

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Media Mitra Indonesia Satu